Istilah kesalahan koneksi jaringan LAN

Istilah Kesalahan koneksi pada jaringan LAN , pengertian dan cara penyelesaiaan .

Cara Menggunakan Ping dan Macam-Macam Laporan Ping – Sebelumnya kami telah membahas secara lengkap mengenai pengertian ping dan fungsi ping di dalam jaringan komputer. Untuk kali ini bagian kami untuk menjelaskan bagaimana cara melakukan ping sehingga program ini bermanfaat untuk pengguna komputer dalam mengetahui kondisi jaringan komputernya serta dapat menelusuri letak dari sumber permasalahan jika terjadi ganggung jaringan.
Program ping di dalam komputer tepatnya berguna untuk ‘pertolongan pertama’ permasalahan jaringan. Karena melalui ping kita akan menelusuri satu persatu titik yang kemungkinan menjadi sumber gangguan. Setelah bisa menjalankan program ping dan mengetahui arti dari macam-macam laporan ping diharapkan kita bisa memperbaiki permasalahan yang berada di jaringan komputer kita, hal tersebut tentunya akan sangat bermanfaat untuk mempercepat penanggulangan permasalahan dan tidak banyak membuang waktu untuk memanggil teknisi sehingga aktivitas kerja kita pun tidak lagi terganggu.

Cara Menggunakan Ping dan Macam-Macam Laporan Ping

Cara Menggunakan Ping Pada Komputer Berbasis Windows

Program ping dapat digunakan oleh siapa saja, oleh user ataupun admin. Ping bisa digunakan untuk melakukan pengecekkan status suatu komputer dalam jaringan, dan bahkan status server atau website pada jaringan internet. Format dasar perintah dalam ping adalah “ping ip_address” atau “ping nama_domain”.
Adapun cara menggunakan ping pada komputer yang berbasis Windows adalah sebagai berikut:
  • Buka Command Prompt, caranya tekan tombol berlogo Windows dan R bersamaan. Ketikkan ‘CMD’ (tanpa tanda petik) lalu tekan OK
  • Ketikkan ping 192.168.1.1 (ini adalah IP Address komputer yang dituju) atau ping www.google.com (untuk mengecek status server milik google dengan domain google.com) lalu tekan Enter pada keyboard

Macam-Macam Perintah dalam Ping

Dalam program ping dimungkinkan untuk menambahkan perintah-perintah tambahan tujuannya adalah untuk mengetahui laporan yang dihasilkan secara detail. Macam-Macam Perintah dalam Ping tersebut adalah sebagai berikut:
  • -n (Count) : perintah ini berfungsi untuk menentukan jumlah paket yang terkirim ke komputer target. Contoh penggunaan: ping 192.168.1.254 -n 3. Ini berarti kita mengirimkan 3 paket ke komputer yang mempunyai IP Address 192.168.1.254, report yang dihasilkan akan berjumlah 3 baris
  • -t : mengirim paket secara terus menerus tanpa ditentukan jumlah yang dikirimnya. Contoh penggunaan: ping 192.168.1.254 -t. Untuk menghentikan proses ping ini tekan tombol Ctrl dan C secara bersamaan
  • -l (size) : perintah ini dimaksudkan untuk mengirim paket dengan ditentukan ukuran paket yang dikirimnya. Secara default paket yang terkirim berukuran 32 bytes. Contoh penggunaan: 192.168.1.254 -l 1024. Ini berarti kita mengirimkan paket dengan ukuran 1024 bytes ke komputer yang dituju
  • Selain opsi di atas yang sering digunakan, masih ada beberapa opsi lain yang bersifat lebih advanced, yaitu: -a Resolve addresses to hostnames, -f Set Don’t Fragment flag in packet (IPv4-only), -i (TTL) Time To Live, -r (count) Record route for count hops (IPv4-only), -s (count) Timestamp for count hops (IPv4-only), -j (host-list) Loose source route along host-list (IPv4-only), -k (host-list) Strict source route along host-list (IPv4-only), -w (timeout) Timeout in milliseconds to wait for each reply

Macam-Macam Laporan Ping

Saat melakukan ping ke komputer target, jika konektivitas terhubung maka komputer target akan mengirimkan respon dan komputer yang kita gunakan akan menampilkan laporannya. Contoh respon komputer target dalam bentuk laporan yang ditampilkan:
Laporan Ping Pada Komputer Windows
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=1ms TTL=254
Laporan Ping Pada Komputer Linux
64 bytes from rr.pmtpa.wikimedia.org (66.230.200.100(: icmp_seq=6 ttl=52 time=97.6 ms
Apabila komputer target tidak bisa dihubungi, maka program ping akan menampilkan laporan “Request timed out”. Laporan ini bisa berarti komputer target sedang mati atau tidak ada rute kembali ke PC kita. Namun kondisi ini tidak menjadi penilaian mutlak, karena bisa saja Request timed out muncul sesekali saja, hal ini terjadi bisa dikarenakan koneksi kurang yang menghubungkan ke komputer atau server target kurang baik.
Jika kita menemukan laporan ping “Destination Host Unreachable” maka ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Pesan ini muncul karena komputer yang kita gunakan tidak terhubung dengan komputer target. 3 hal yang mungkin terjadi sehingga muncul laporan ini adalah: 1). pengkabelan error, LAN Card atau Wireless tidak terhubung dengan komputer yang kita gunakan atau tidak berjalan dengan baik; 2). HUB atau Switch tidak berjalan 3). atau ada permasalahan di dalam aplikasi dan driver LAN Card.
Penjelasan Laporan dalam Ping
  • byte : menunjukkan besarnya paket request yang dikirimkan
  • time : menunjukkan nilai round trip delay atau latency, yaitu waktu yang diperlukan paket untuk mencapai komputer target (dalam ukuran milidetik)
  • TTL : TTL merupakan singkatan dari Time-To-Live, yaitu batas periode waktu transmisi satu unit paket sebelum paket tersebut dibuang
    icmp_seq : nomor urut respon ping (dalam OS Unix)
Contoh Troubleshooting Permasalahan Jaringan Internet
Contoh topologi jaringan:
Cara Menggunakan Ping - Contoh Kasus
  • Komputer yang kita gunakan mempunyai IP Address 192.168.1.1 (client-01), komputer lainnya masing-masing mempunyai IP Address 192.168.1.2 (client-02) dan 192.168.1.3 (client-03)
  • Gateway Server Mikrotik atau bisa jiga berbentuk Modem disesuaikan dengan provider yang digunakan. IP Address Server tersebut 192.168.1.254
Contoh Permasalahan:
  • Komputer yang kita gunakan tidak bisa terhubung ke jaringan Internet.
Cara Pengecekkan Sumber Permasalahan dengan Program Ping:
  1. Langkah pertama nyalakan semua komputer yang terhubung ke jaringan, dalam kasus ini yaitu komputer yang kita gunakan yaitu komputer client-01, komputer client-02 dan client-03. Ping komputer client-02 “ping 192.168.1.2” dan client-03 “ping 192.168.1.3”. Jika report dari ping tersebut General Failure, Timed out, atau Host Unreachable maka dapat dipastikan permasalahan terletak pada kabel yang terhubung ke perangkat HUB atau perangkat HUB bermasalah atau bisa juga LAN Card komputer yang kita gunakan bermasalah. Namun jika laporannya Replay dengan menampilkan waktu tempuh dan TTL dari komputer yang dituju maka lanjut ke langkah kedua.
  2. Langkah kedua ini dilakukan setelah dipastikan tidak ada permasalahan dalam pengkabelan, HUB dan Ethernet Card. Selanjutnya kita coba cek status Gateway Server Mikrotik atau Modem. Ping dengan mengetikkan IP Addressnya “ping 192.168.1.254”. Jika report dari ping tersebut General Failure, Timed out, atau Host Unreachable maka dapat dipastikan permasalahan terletak pada kabel yang terhubung dari HUB ke Server atau Modem. Atau mungkin juga perangkat Server atau  Modem bermasalah. Cek kabel pastikan semuanya terpasang dengan baik dan cobalah restart Server atau Modem. Namun jika laporannya Replay dengan menampilkan waktu tempuh dan TTL dari komputer Server atau Modem lanjut ke langkah ketiga.
  3. Langkah ketiga ini dilakukan setelah dapat dipastikan pengkabelan, HUB dan Server berjalan dengan baik. Selanjutnya adalah lakukan pengecekkan ke beberapa website yang berada di jaringan internet. Misalnya kita coba cek status server Google dengan mengetikkan di Command Prompt “ping google.com”, cek juga status server website lainnya yang kita ketahui. Jika report dari ping ke semua website tersebut General Failure, Timed out, atau Host Unreachable, maka dapat dipastikan permasalahan berada pada penyedia akses internet. Modem atau Server tidak bisa terhubung ke jaringan internet, langkah yang harus diambil adalah coba terlebih dahulu restart Server atau Modem yang kita miliki, jika permasalahan masih tetap terjadi maka coba hubungi teknisi jaringan anda, atau langsung hubungi teknisi dari operator penyedia jaringan Internet dan jelaskan kepada mereka kondisi dari jaringan komputer dari hasil pengecekkan yang telah kita lakukan melalui program ping.

Cara Menggunakan Ping dan Macam-Macam Laporan Ping

Demikianlah artikel pamungkas dari program Ping, yang dalam sesi ini merupakan pembahasan tentang Cara Menggunakan Ping dan Macam-Macam Laporan Ping. Pembahasan di atas kami lengkapi dengan contoh kasus yang mungkin juga bisa terjadi di komputer para pembaca. Diharapkan dengan adanya artikel ini kita semua menjadi lebih faham terhadap permasalahan yang menimpa komputer dan jaringan kita. Akhir kata, semoga informasi ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi kita semua, sehingga kita menjadi terbantu dan tidak selalu mengandalkan teknisi untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan kecil yang mungkin saja bisa kita atasi sendiri.

Requst Time Out Dan Destination Host Unreachable Pada Sebuah Jaringan

15 Feb
Pengertian Request Time Out (RTO) – Requst Time Out adalah ketika Komputer server tidak merespon permintaan koneksi dari klien setelah beberapa lama (jangka waktu timeout bervariasi) antara lain karena:
Penyebab RTO (request time out) :
1. Utilisasi/pemakaian bandwidth sudah penuh. solusi harus upgrade kecepatan.
2. Kualitas akses jaringan (wireless/wireline) kurang bagus.
3. website yang dituju memiliki delay yang tinggi, sehingga ping timeout.
4. Koneksi ke IP tersebut putus, atau
5. Port di komputer tersebut ditutup
6. Adanya Firewall
7. Kabel rusak atau tidak terpasang.
Cara Mengatasinya :
Check kembali penulisan IP Tujuan pada sintaks ping
Check kembali apakah pemasangan kabel sudah tepat di Komputer tujuan
Check kembali NetID pada computer tujuan
Matikan Firewall di kedua computer (Cara Matikan Firewall) 
Destination unreachable, terjadi jika host, jaringan, port atau protokol
tertentu tidak dapat dijangkau. Komunikasi di jaringan tergantung dari beberapa kondisi yang ditemui.
Pertama, protokol TCP/IP harus dikonfigurasi untuk device yang mengirim dan menerima data. Termasuk pemasangan protokol TCP/IP dan konfigurasi alamat IP dan subnet mask. Default gateway juga harus dikonfigurasi jika datagram keluar jaringan local. Kedua, device harus ditempatkan untuk melewatkan datagram dari device asal dan jaringannya ke device tujuan. Router juga harus mempunyai protokol TCP/IP yang dikonfigurasi di interface-interfacenya dan harus menggunakan protokol routing tertentu.
Jika kondisi tidak ditemukan, kemudian komunikasi jaringan tidak dapat dilakukan. Device pengirim mengalamatkan datagram ke IP address yang tidak ada atau ke device tujuan yang tidak terhubung ke jaringan. Router dapat juga sebagai titik kesalahan jika koneksi interface putus atau jika router tidak memiliki informasi yang berguna untuk menemukan jaringan tujuan. Jika jaringan tujuan tidak dapat diakses, hal seperti ini disebut dengan unreachable destination.
Jika anda menemui pesan “Destination Host Unreachable” saat melakukan tes koneksi via Command Prompt pada komputer Windows anda ,maka ada 3 masalah yang harus di perbaiki :
1. Kabel jaringan,LAN Card atau Wireless USB kemungkinan tidak terhubung ke PC atau
perangkatnya rusak
2. HUB/SWITCH tidak di nyalakan atau rusak
3. Status “Local Area Connection” masih “Disable” pada Network Connection di
Control Panel
Penyelesaiannya :
Masalah 1 : hubungkan perangkat jaringan tersebut dengan baik pada posisinya,jika
perangkat rusak maka perlu di ganti posisi PCI untuk LAN Card ke slot
yang baru(jika tidak berdampak sama sekali maka gantilah dengan baru),
Jika perangkat adalah Wireless USB,maka pastikan lampu indicator menyala
dan coba di pindahkan ke port USB yang lain (jika tidak berdampak sama
sekali maka gantilah perangkat dengan yang baru).
Masalah 2 : Nyalakan HU/SWITCH dan coba pindahkan kabel jaringan komputer target ke
slot yang lain ,lalu coba tes koneksi lagi.Jika tidak ada perubahan
setelah di cek dengan penyelesaian masalah 1 maka dapat di pastikan
HUB/SWITCH anda rusak,sehingga harus di perbaiki atau di ganti dengan
yang baru.
Masalah 3 : Klik kanan pada Local Area Connection yang disable dengan warna abu abu
lalu klik enable dan coba lakukan tes koneksi lagi.
 
8 Komentar Ditulis oleh pada 15 Februari 2012 in MikroTik, System, Tips and Trick, TKJ